Dayung tunggal bathin mengibas sesak
Yang kusimpan dibawah jaring
Duduklah bersamaku di sini
Walau panas terik tak terlindung
Hingga wajahmu memerah jenuh
Hampir saban hari
Tunggulah sekejap,
Tak ada Kehilangan yang Mutlak. Hidup adalah Mimpi Sejenak. jalan kehidupan begitu kejap. dan menulislah sebagai sedekah.